Perkebunan

Analisis Kepekaan (Sensitivity Analysis)

Analisis Kepekaan (Sensitivity Analysis)

            Analisi kepekaan dilakukan untuk melihat kelayakan usaha akibat terjadinya perubahan-perubahan dalam proses produksi. Perubahan yang terjadi selama proses produksi seperti peningkatan biaya produksi akibat meningkatnya hargai berbagai faktor produksi (input), penuruna pendapatan akibat menurunnya harga produk (output), dan mundurnya jadwal produksi akibat hal-hal tertentu, seperti terjadinya kegagalan dalam turunnya produksi Belimbing Tasikmadu.

            Kriteria yang digunakan untuk analisa kepekaan ini yaitu :

  1. Proyek dinyatakan tetap layak dilakukan apabila NPV (+) dan Net B/C >1 apabila terjadi perubahan dalam berbagai proses produksi.
  2. Proyek dinyatakan tidak layak dilakukan apabila NPV (-) dan Net B/C <1 apabila terjadi perubahan dalam berbagai proses produksi.

BAB IV

HASIL PEMBAHASAN

4.1. Operasional Variable

            Biaya pada usaha budidaya kedelai terdiri atas biaya investasi, biaya tanaman belum menghasilkan (TBM), biaya Produksi dan Biaya Penyusutan.

4.1.1. Biaya Investasi

            Biaya investasi merupakan biaya yang ditanamkan sebelum dimulainya penyemaian bibit kedelai atau biaya pada panen nol. Biaya investasi yang di perlukan untuk usha budidaya kedelai ini berup lahan budidaya,alat atau perlengkapan,pembelian/penyewaan kendaraan dan pembuatan gudang penyimpanan.

            Biaya investasi yang dikeluarkan untuk usaha budidaya kedelai dapat dilihat pada tabel 1 berikut:

Tabel 1.biaya investasi usaha budidaya kedelai.

Sumber :

https://businessnews.id/amorph-escape-apk/