Bentuk Wajahnya Dengan Ilmu Fisiognomi

Bentuk Wajahnya Dengan Ilmu Fisiognomi

Bentuk Wajahnya Dengan Ilmu Fisiognomi

Bentuk Wajahnya Dengan Ilmu Fisiognomi
Bentuk Wajahnya Dengan Ilmu Fisiognomi

Fisiognomi adalah

ilmu firasat wajah atau ilmu membaca karakter seseorang lewat wajah. Dalam ilmu fisiognomi,  wajah dipakai sebagai pedoman di fisiognomi untuk membaca sifat atau karakter seseorang. Wajah merupakan organ tubuh yang mudah dilihat, Seperti dari foto atau  berhadapan secara langsung. Fisiognomi selama ini dikenal dua jenis fisiognomi Barat dan fisiognomo Timur. Fisiognomi Barat dipelopori oleh ahli-ahli Yunani, sedangkan fisiognomi Timur dipelopori oleh Tingkok dan India.

 

Banyak para ahli berpendapat bahwa sejarah ilmu fisiognomi

berasal dari India, masuk ke daratan Tingkok bersamaan dengan masuknya agama Buddha pada abad ke-6 Masehi semasa dinasti Tang. Di india sendiri ilmu ini diperkirakan sudah dikembangkan sejak tiga ribu tahun sebelum masehi. Hal tersebut diatas berdasarkan cerita pewayangan yang menampilkan banyak tokoh yang memiliki karakteristik wajah berdasarkan karakter sifat yang dimikinya.

 

Penguasaan ilmu fisiognomi

akan memberikan manfaat yang besar sekali bagi kita  serta pengetahuan terutama dalam membaca sifat orang lain, misalnya  menyangkut hubungan bisnis dan kemitraan, persahabatan, percintaan serta perjodohan.

Manfaat memperlajari rahasia wajah dengan fisiognomi adalah :

1. Dapat mengenal lebih baik diri sendiri.

2. Lebih memahami secara mendalam kepribadian orang lain.

3, Sangat menghargai makna kehidupan, persaudaraan, dan persahabatan.

4. Dapat menganalisis bermacam watak dan sifat orang lain yang kita ajak bicara.

5. Bisa berguna untuk memprediksi kejadian masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang.

Konsep analisis raut wajah dalam ilmu fisiognomi meliputi:

1.  Anatomi dan struktur tengkorak kepala.

2.  Bentuk dan susunan rambut.

3.  Anatomi dan bentuk dahi.

4.  Anatomi dan bentuk tulang pipi.

5.  Anatomi dan bentuk tulang rahang.

6.  Letak dan bentuk telinga.

7.  Letak dan bentuk alis.

8.  Letak dan bentuk mata.

9.  Letak dan bentuk hidung.

10. Letak dan bentuk mulut.

11. Letak dan bentuk dagu.

12. Ciri dan tanda khusus lainnya seperti luka dan tahi lalat.

Sumber : https://duniapendidikan.co.id/