Cara Budidaya Udang Vaname Secara Secara Tradisional Yang Baik

Cara Budidaya Udang Vaname Secara Secara Tradisional Yang Baik

Cara Budidaya Udang Vaname Secara Secara Tradisional Yang Baik

Cara Budidaya Udang Vaname Secara Secara Tradisional Yang Baik
Cara Budidaya Udang Vaname Secara Secara Tradisional Yang Baik
Saat ini banyak orang-orang yang mencari cara budidaya udang vaname yang baik secara tradisional , karena tipe udang vaname mempunyai nilai jual tinggi di pasaran. Orang-orang juga banyak melirik pemilik dengan nama latin Litopeneaus Vannamae itu lantaran lebih tahan dari serangan penyakit dan tahan dengan cuaca. Cara pelihara udang vaname dapat juga dikerjakan secara tradisional termasuk juga bagi untuk kelas pemula. Bila Anda mau coba merambah tipe usaha itu namun belum tahu persis cara memeliharanya dapat memerhatikan langkahnya dalam artikel ini.

Sampai kini beberapa orang yang berasumsi bahwa pelihara telah memerlukan moda besar dan perawatan ekstra , walau sebenarnya hal semacam itu tak seutuhnya benar. Karena model udang vaname termasuk juga yang pertumbuhannya lebih cepat panen , walau usaha itu dikerjakan lewat cara budidaya vaname yang baik secara tradisional dapat dengan minim modal. Dalam hitungan lebih kurang 100 hari dalam saat pemeliharaan , bila mengaplikasikan cara budidaya vaname yang baik tradisional telah dapat nikmati hasil panen serta untungkan kita. Mengenai cara pelihara vaname tradisional memerlukan sebagian perlakuan spesial.

Mempersiapkan Lahan Secara Tradisional

jenis ikan discus – Udang vaname termasuk juga dalam tipe udang air tambak yang kerap dipelihara oleh orang-orang pesisir terdapat genangan air payau. Dengan hal tersebut , jadi kita mesti mempersiapkan tempat tambak sesuai sama kandungan air dan kedalaman air dan menyingkirkan ikan-ikan pemangsa dalam kolam tambak. Karena ikan adalah termasuk hama memangsa anakan. Cara budidaya baik tradisional juga mesti meyakinkan aliran air menjadi lancar saat berlangsung pada perubahan sewaktu surut. Baiknya saat sebelum tempat tambak dipakai , bersihkan dulu air tambak memakai saponin dan diamkan air dalam situasi kosong lebih kurang 3 hari.

Penebaran Benur

Benur yaitu anakan vaname siap ditebarkan dalam kolam tambak telah siap pada awal mulanya. Tentukan benur yang telah berumur 6-10 hari untuk ditebarkan dan mengukur ph air agar benur dapat sesuaikan suhunya. Ada cara tradisonal kerap dikerjakan oleh para petambak lewat cara mengapungkan benur masih juga berada dalam kantong plastic dipermukaan air tambak lebih kurang 15 menit saat sebelum di buka dan dipindahkan ke tambak. Cara budidaya vaname yang baik memakai cara tradisional itu bukanlah mitos namun tehnik tradisional ini memang cukup manjur menghindar benur dari kematian disebabkan perubahan suhu yang tidak sama dari kolam pembibitan.

Saat Pemeliharaan

Setelah itu masuk bagian pemeliharaan dengan memerhatikan perubahan benur hingga jadi udang siap panen. Sepanjang sistem pemeliharaan mesti memonitor suhu dan ph air , diluar itu kandungan oksigen dan kedalaman air. Pada bagian pemeliharaan ini dapat dikerjakan pemupukan urea dan TPS tahapan susulan dan pemberian probiotik satu minggu sekali untuk menstabilkan perkembangan plankton. Saat telah benur tadi berumur 70 hari jadi telah dapat diperkenalkan dengan tipe pakan tambahan dengan kurangi bagian pemberian plankton. Kerjakan tahapan untuk bagian ini dengan sambil terus memonitor keseimbangan air tambak dan pemberian pakan hingga umur 100 hari. Lalu , Anda telah dapat memanen sesudah itu , coba saja anda aplikasikan dari salah satu cara budidaya udang vaname yang baik secara tradisional dan intensif yang sebelumnya kita bahas diatas. Sekian sedikit penjelasan sekitar usaha vaname dan peroleh makalah  vaname yang lain. Semoga bermanfaat