Cara Menganalisis Pementasan Drama

Cara Menganalisis Pementasan Drama

Cara Menganalisis Pementasan Drama

 

Cara Menganalisis Pementasan Drama

 

Pengertian Drama

Drama juga disebut sandiwara. Drama adalah salah satu bentuk seni bersastra yang mendayagunakan gerakan jasmani, emosi, suara, dan pemeranan melalui akting dan dialog. Sekarang, tahukah kamu bagaimana menganalisis sebuah pementasan drama yang ditonton atau yang didengar? Sebuah pementasan drama dapat kamu analisis dari berbagai unsur. Berhasil tidaknya suatu pementasan drama ditentukan oleh kerjasama para pelaku pementasan drama. Pelaku pementasan drama terdiri atas berikut ini.

 

1. Penulis Naskah/Skenario

Naskah drama tidak hanya menonjolkan seni peran, tetapi juga sarat akan pesan dan idenya pun murni merupakan pemikiran penulis naskah. Namun demikian, naskah drama pun dapat diambil dari naskah orang lain atau dari kisah-kisah klasik. Penulis naskah dapat menafsirkan ulang kisah tersebut sehingga terjadi perubahan, baik dalam sudut pandang, tokoh, ataupun settingnya, tetapi isinya tidak melenceng dari aslinya.

 

Sutradara

Sutradara adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam suatu pementasan. Ibarat negara, sutradara adalah presidennya. la yang memutuskan peran, mengarahkan pemain, menuangkan ide artistik panggung, bahkan memikirkan biaya produksi. Semua komando berada di tangan sutradara.

 

Narator

Narator bisa juga disebut dalang. Tugasnya memaparkan isi cerita drama kepada penonton. Meskipun berakting di atas panggung, narator berada di luar alur cerita. Pemunculannya hanya untuk membuka dan menutup suatu cerita. Akan tetapi, di tengah-tengah alur cerita, ia bisa juga muncul untuk memberikan komentar terhadap cerita yang sedang dimainkan. Kehadiran narator membuat suasana lebih komunikatif, bahkan sering memancing gelak tawa. Karena itulah, seorang narator harus mempunyai kekuatan akting yang maksimal.

Pemain

Pemain drama disebut juga aktor dan aktris. Pemain mendapatkan peran sesuai dengan kamampuan aktingnya. Setiap orang berhak mengikuti casting (pemilihan peran) dan dari situlah, sutradara memilih yang terbaik. Saat casting, dipilih dua orang sekaligus untuk satu peran. Yang satu pemain utama dan yang lain cadangan. Setelah menerima peran, kedua orang yang lulus casting tersebut harus menghapal naskah. Mereka juga melakukan diskusi dengan lawan main.Tak jarang, mereka melakukan observasi untuk memantapkan perannya.

 

Penata Artistik

Penata artistik menyampaikan ide-ide panggungnya kepada sutradara. Dengan adanya diskusi antara penata artistik dan sutradara akan lahir kesepakatan untuk menentukan bentuk dekorasi panggung, tata cahaya, suara, dan sebagainya.

 

Penata Rias

Riasan wajah bisa memperkuat karakter yang dimainkan seorang aktor atau aktris. Riasan wajah ini dapat membedakan tokoh yangjahat dan tokoh yang baik. Karakter, kostum, cahaya juga merupakan faktor yang sangat diperhitungkan oleh penata rias.

 

Penata Kostum

Penata kostum menerjemahkan karakter suatu peran ke dalam rancangan busananya. Avertebrata Kostum yang dibuat haruslah sesuai dan mendukung naskah cerita.

Kalau perlu, seorang penata kostum melakukan pengamatan satu per satu terhadap peran para pemain. Gerakan-gerakan yang dilakukan pemain menjadi pertimbangan dalam pemilihan bahan dan model kostum. Sekarang, kamu telah memahami unsur-unsur pementasan drama yang perlu dianalisis.