Dampak Positif Mobilitas Sosial

Dampak Positif Mobilitas Sosial

Dampak Positif Mobilitas Sosial

Dampak Positif Mobilitas Sosial
Dampak Positif Mobilitas Sosial

Timbulnya Konflik, pada masyarakat terjadi saat mobilitas kurang harmonis, yang akhirnya akan timbul benturan-benturan nilai & kepentingan sehingga kemungkinan akan timbul konflik.

  1. Konflik

Konfllik yang terjadi dalam masyarakat dapat terjadi akibat mobilitas sosial yang tidak sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitarnya. Konflik tersebut dapat terjadi antar individu, antar kelas, / antar kelompok dalam masyarakat.

  1. a) Konflik antar individu

Konflik antar individu adalah konflik yang terjadi antara satu individu dengan individu lain, dikarenakan masalah perbedaan. Setiap individu dalam masyarakat memiliki karakteristik dan pemikiran yang berbeda sehingga perbedaan tersebut mengakibatkan konflik.

  1. b) Konflik antar kelas

Dalam masyarakat terdapat lapisan-lapisan. Kelompok dalam lapisan tersebut disebut kelas sosial. Apabila terjadi perbedaan kepentingan antar kelas sosial maka bisa memicu terjadinya konflik antar kelas. Dengan adanya keadaan seperti itu keseimbangan dalam masyarakat akan menjadi terganggu. Gangguan keseimbangan itu berkaitan, dengan berbagai kepentingan, baik kepentingan ekonomi, politik, maupun kepentingan sosial seningga terjadi benturan kepentingan yang menimbulkan konflik antar kelas sosial, misalnya konflik antara majikan & buruh dalam suatu perusahaan.

  1. c) Konflik antar kelompok sosial

Konflik yang menyangkut antara kelompok satu dengan kelompok yang lainnya karena benturan nilai & kepentingan. Konflik ini dapat berupa:

1) Konflik antara kelompok sosial yang masih tradisional dengan kelompok sosial yang modern. Contohnya, para kusir delman & penarik becak yang lambat menyesuaikan diri dengan perubahan dapat menyebabkan konflik dengan sopir mobil angkutan umum.

2) Proses suatu kelompok sosial tertentu terhadap kelompok sosial lain yang memiliki wewenang. Contohnya, demonstrasi mahasiswa yang menuntut kepada anggota dewan untuk memberantas Koruptor. (http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/contoh-teks-laporan-hasil-observasi/)

  1. d) Konflik antar generasi

Konflik antar generasi adalah konflik yang terjadi antara dua generasi, yaitu  seperti halnya antara generasi tua & generasi muda. Hal ini lebih banyak terjadi pada masyarakat yang sedang mengalami masa transisi, dari tahap masyarakat tradisional ke masyarkat modern. Dibandingkan dengan generasi tua, generasi muda biasanya lebih mudah menerima kebudayaan asing, terutama kebudayaan barat yang dalam beberapa hal lebih tinggi. Contohnya : pada saat ini kaum wanita harus sederajat dengan kaum pria, pada generasi tua (orangtua dulu) anak perempuannya tetap di rumah, tidak perlu sekolah yang tinggi, karena pada akhirnya perempuan hanya menjadi ibu rumah tangga, di lain pihak anak perempuannya ingin maju sekolah tinggi & berkarir serta berprestasi.