Umum

Jerawat (Akne Vulgaris)

Jerawat (Akne Vulgaris)

Jerawat atau disebut sebagai (akne vulgaris) yaitu salah satu penyakit kulit disbebakan oleh bakteri yang mampu tumbuh pada wajah seperti di dagu, hidung, kepala dan pada bagian punggung. Bakteri penyebab jerawat adalah Propionibacterium Acnes. Faktor resiko terkena jerawat sangat banyak seperti kurang menjaga kebersihan wajah.

Bisul, Furunkel (Udun)

Bisul atau disebut sebagai (furunkel) ialah salah satu penyakit kulit disebabkan akibat bakteri. Bakteri penyebab bisul ialah staphyllococcus aureus. Ciri-ciri dari bisul dapat berbentuk benjolan besar, warna memerah dan di dalamnya berisi nanah. Faktor resiko penyebab bisul yakni kurannya asupan buah dan sayuran sehingga sistem imun menurun, selain itu penyebab lain juga dapat karena luka yang terinfeksi, penyumbatan pori-pori dan kurang menjaga kebersihan.

  1. Herpes, Zoster, Simpleks

Herpes terdapat dua jenis yakni herpes zoster dan herpes simpleks yaitu salah satu penyakit kulit. Virus penyebab herpes zoster yakni varicella zoster. Ciri-ciri herpes yakni ruam merah, gelembung kecil yang isinya cairan dan terasa nyeri. Penyebab herpes simpleks juga dapat disebabkan melakukan hubungan sensual tidak sehat.

  1. Kurap (Ringworm)

Kurap dapat disebut (ringworn) yaitu salah satu penyakit kulit dikarenakan oleh jamur. Jamur penyebab kurap yakni dermatofit. Ciri-ciri dari bentuk kurap terdapat lingkaran dan bercak-bercak putih, kulit tebal, berair dan terasa gatal. Faktor penyebab kurap pada umumnya kurang menjaga kebersihan.

  1. Panu (Tinea Versicolor)

Panu dapat sebut (tinea versicolor) yaitu salah satu jenis penyakit kulit disebabkan akibat jamur. Jamur penyebab panu yakni candida albicans. Ciri-ciri panu yakni terdapat bercak-bercak putih di kulit, dan terasa gatal saat berkeringat. Faktor resiko terkena panu yakni penularan dari penderita dan kurangnya kebersihan.

  1. Campak (Rubeola)

Campak atau disebut (rubeola) yaitu salah satu penyakit kulit menyarang pada anak-anak. Virus penyebab campak yakni golongan paramixovirus. Penyakit kulit campak dapat menular terhirup dari percikan ludah penderita dan campak rentan menyerang pada anak-anak. Tanda/gejala campak dapat ditandai dengan panas tubuh, demam, batuk, mata merah, pilek dan timbul bercak pada kulit. Faktor resiko penyebab campak adalah tidak melakukan vaksinansi atau imunisasi kedua.

SUmber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/