Komponen Jaringan Wireless Mesh

Komponen Jaringan Wireless Mesh

Komponen Jaringan Wireless Mesh

Komponen Jaringan Wireless Mesh
Komponen Jaringan Wireless Mesh

Arsitektur jaringan Wireless Mesh terdiri dari 3 elemen utama:

  1. Access Point

Access Point berfungsi mengumpulkan, mendistribusikan, dan merutekan data trafik dalam daerah cakupannya. Access Point juga berfungsi menjaga keamanan dan keabsahan konektivitas suatu Access Point dengan Access Point lainnya dan suatu Access Point dengan User Terminal. Access Point pada Wireless Mesh terdiri dari dua subsistem:

  • Access Linkmenyediakan konektivitas antara Access Point dengan User Terminal yang dikembangkan berdasarkan standar IEEE 802.11b/g yang beroperasi pada band frekuensi 2.4 GHz dan mampu mendukung akses data rate hingga maksimum 54 Mbps.
  • Transit Linkmenyediakan konektivitas antara suatu Access Point denganAccess Point lainnya dan/atau ke jaringan distribusi berbasis kabelethernet. Link ini dikembangkan berdasarkan standar IEEE 802.11a yang beroperasi pada band frekuensi 5.8 GHz dan mampu mendukung akses data rate hingga maksimum 54 Mbps.
  1. Wireless Gateway

Wireless Gateway berfungsi memfasilitasi koneksivitas ke WAN (intranet/internet) publik dan reach ablility pada jaringan distribusi.Wireless Gateway juga berfungsi sebagai titik sentral pelaksanaan fiturmobility dan sekuriti.

Fitur mobility pada Wireless Gateway memungkinkan terjadinya proses perpindahan user dari satu Access Point ke Access Point lainnya tanpa harus kehilangan konektivitasnya. Semantara fitur sekuriti padaWireless Gateway berfungsi sebagai lapisan kedua proses sekuriti jaringan yang juga didukung oleh standar IEEE 802.11a/b/g pada level access link dan transit link. Sekuriti jaringan antara Access Point danWireless Gateway ini diwujudkan melalui implementasi IPSec tunnel protocol.

  1. Network Operations Support System(NOSS)

Network Operations Support System (NOSS) berfungsi menyediakan sistem manajemen dan administrasi yang tersentralisasi untuk memonitor dan mengatur performansi dan konfigurasi seluruh elemen jaringan Wireless Mesh. Beberapa bagian penting dari NOSS antara lain:

  • Optivity Network Management System(ONMS) – yang berfungsi sebagai titik sentral pelaksanaan sistem manajemen bagi seluruh elemen jaringanWireless Mesh.
  • Industry-standard: FTP, RADIUS, DHCP, dan SNTP Server.

Perencanaan Wireless Mesh

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merancang jaringan Wireless Mesh:

  • SetiapAccess Point harus terhubung paling sedikit dengan dua Access Pointlain (dua koneksi Transit Link) untuk mendukung fitur self-healing dan proses re-routing jika ada Access Point yang bermasalah.
  • Untuk memaksimalkan perfomansi jaringan, dua atau lebihTransit Link harus terhubung dengan Access Point @ NAP; yaitu Access Point yang memiliki hubungan langsung (via kabel ethernet) dengan jaringan distribusi berbasis kabel ethernet.
  • Kapasitas jaringan dandata rate yang ingin dicapai.
  • Jarak antarAccess Point dan luas daerah yang dapat dicakup oleh satu Access Point yang didasarkan pada karakteristik radio propagation pada daerah yang ingin dicakup.

Instalasi jaringan Wireless Mesh terutama pada sisi Access Point relatif lebih sederhana karena setelah proses instalasi dan pencatuan daya, Access Point mampu melakukan proses Transit Link auto-discovery, auto-configuration, dan self-organizing. Beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum instalasi Access Point pada jaringan Wireless Mesh antara lain:

  • Perencanaan skemaIP Addressing
  • Instalasi dan konfigurasi komponen manajemen sistem (NOSS)
  • Instalasi dan konfigurasi Wireless Gateway
  • Instalasi dan konfigurasiAccess Point @ NAP

 

Contoh Aplikasi dan Implementasi Jaringan Wireless Mesh

Beberapa contoh penerapan solusi Wireless Mesh:

  1. Enterprises

Solusi Wireless Mesh dinilai paling efisien dalam menyediakan atau mempeluas daerah layanan akses internet nirkabel baik indoor maupunoutdoor.

  • Di lingkungan Universitas, sekolah, perusahaan, pabrik, rumah sakit, bandara, hotel, convention centres,pusat perbelanjaan, gelanggang olahraga, taman, dll
  • Instalasi sementara dimana akan diselenggarakanevent-event khusus seperti pameran, pekan olah raga, usaha pemulihan dari peristiwa bencana, dll.
  1. Penyedia Jasa Internet
  • Solusi yang mampu meningkatkan pendapatan dan produktifitas usaha jika dilihat dari kapasitas, data rate, luas daerah cakupan, jenis aplikasi, dan berbagai skenariobilling yang dapat ditawarkan

Pemerintahan dan Militer/Kepolisian

  • Untuk meningkatkan kinerja instansi pemerintah dan kualitaspublic safetybagi warganya, menstimulasi pertumbuhan bisnis di suatu kota atau daerah wisata, dan menyediakan layanan internet di daerah pemukiman penduduk,urban maupun rural.

Beberapa contoh implementasi jaringan Wireless Mesh adalah di beberapa lokasi sebagai berikut :

Sumber : https://www.sekolahbahasainggris.co.id/