Layanan Cegah HIV/AIDS Harus Meluas

Layanan Cegah HIV AIDS Harus Meluas

Layanan Cegah HIV/AIDS Harus Meluas

Layanan Cegah HIV AIDS Harus Meluas
Layanan Cegah HIV AIDS Harus Meluas

BANDUNG-AHF Indonesia akan memprioritaskan penyediaan layanan HIV/AIDS y

ang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat luas.

Riki Febrian, Country Program Manager AHF Indonesia menjelaskan, pada tahap awal pihaknya akan bermitra dengan 4 layanan kesehatan, yaitu RS Santa Carolus Jakarta, RSUD Kab. Indramayu, RSUD Bayu Asih Kab. Purwakarta, dan sebuah layanan kesehatan di Kab. Pangandaran.

Keempat layanan kesehatan ini mendapat dukungan untuk memperkuat layanan

pengobatan ARV (antiretroviral) bagi orang dengan HIV/AIDS.

Selain dengan pemerintah dan rumah sakit, AHF Indonesia juga bekerja sama dengan sejumlah kelompok masyarakat. Ada 5 LSM yang menjadi mitra AHF yaitu PKBI DKI Jakarta, Yayasan LAYAK Jakarta, Yayasan Mata Hati Pangandaran, Yayasan RESIK Purwakarta, dan Perkumpulan Setia Indonesia Indramayu.

“Kemitraan dengan para pegiat HIV/AIDS yang tergabung di LSM lokal

sangat strategis mengingat kemampuan mereka dalam menjangkau komunitas di sekitarnya. Mereka juga sangat mengetahui isu lokal terkait HIV/AIDS sehingga program lebih tepat sasaran,” ujarnya menambahkan.

Lebih jauh, Riki Febrian mengungkapkan, AHF Indonesia menyiapkan anggaran sebesar Rp 31,8 miliar untuk 3 tahun pertama. Dukungan ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Indonesia dalam mengendalikan epidemi HIV/AIDS yang telah menyebar hingga ke pelosok.

Data Kemenkes RI menyebutkan, sejak pertama kali dilaporkan tahun 1987 hingga Maret 2016, jumlah infeksi HIV tertinggi terjadi di DKI Jakarta (40.500), Jawa Timur (26.052), Jawa Barat (18.727), dan Jawa Tengah (13.547). Sedangkan jumlah kasus AIDS terbanyak dilaporkan dari Jawa Timur (14.499), Papua (13.335), DKI Jakarta (8.105), Bali (5.934), Jawa Tengah (5.049), dan Jawa Barat (4.919). jo

 

Sumber :

http://forum.detik.com/respirasi-aerob-t2044978.html