Motivasi Belajar Menurut Para Ahli

Motivasi Belajar Menurut Para Ahli

Motivasi Belajar Menurut Para Ahli

Motivasi Belajar Menurut Para Ahli
Motivasi Belajar Menurut Para Ahli

Motivasi dapat dibagi menjadi dua, seperti yang dikemukakan oleh Oemar Hamalik (2004: 162) sebagai berikut:

Oemar Hamalik

Motivasi intrinsik

yaitu motivasi yang tercakup didalam situasi belajar dan menui kebutuhan-kebutuhan dan tujuan-tujuan murid. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang hidup dalam diri siswa dan berguna dalam situasi belajar yang fungsional. jadi motivasi ini timbul tanpa pengaruh dari luar.

Motivasi ekstinsik

Yaitu motivasi yang disebabkan oleh faktor-faktor dari luar situasi belajar, seperti ijazah, tingkatan hadiah, medali pertentangan, dan hukuman. motivasi ini tetap diperlukan di sekolah, sebab pengajaran di sekolah tidak semuanya sesuai dengan kebutuhan siswa.

Nasution

Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh Nasution (2004: 77) bahwa pembagian motivasi itu sendiri dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

Motivasi intrinsik

Yaitu motivasi yang ada di dalam diri sibelajar yaitu mencapai tujuan yang terkandung dalam perbuatan belajar itu.

Motivasi ekstrinsik

Yaitu motivasi yang berasal dari lingkungan sibelajar, seperti; ingin mendapat pujian, ijazah, kenaikan tingkat, dan sebagainya.

Menurut Sardiman

Menurut Sardiman (2006: 89-90) ada dua jenis motivasi, yaitu:

Motivasi intrinsik

Yaitu motif-motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar karena dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu.

Motivasi ekstrinsik

Adalah motif-motif yang aktif dan akan berfungsi karena adanya rangsangan dari luar.

Menurut beberapa pendapat di atas menunjukkan bahwa motivasi terbagi menjadi  dua jenis, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik yaitu motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu tanpa adanya dorongan atau rangsangan dari luar. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang berasal dari luar diri seseorang dan biasanya didorong oleh lingkungan seperti, teman, orang tua, guru, hadiah, lingkungan masyarakat sekitar dan sebagainya.

Seorang guru harus mampu menggerakkan atau membangkitkan motivasi belajar siswa agar siswa tetap memelihara ketekunannya dalam belajar. Oemar Hamalik (2004: 166-168) mengemukakan bahwa guru dapat menggunakan berbagai cara untuk menggerakkan atau membangkitkan motivasi belajar siswanya, ialah sebagai berikut:

  1. Memberi angka
  2. Pujian
  3. Hadiah
  4. Kerja kelompok
  5. Persaingan
  6. Tujuan dan level of aspiration
  7. Sarkasme
  8. Penilaian
  9. Karyawisata dan ekskursi
  10. Film pendidikan
  11. Belajar melalui radio.

Kemudian Hamzah B. Uno (2008: 34-37) menyatakan bahwa ada beberapa teknik dalam motivasi yang dapat dilakukan dalam pembelajaran, sebagai berikut:

  1. Pernyataan penghargaan secara verbal.
  2. Menggunakan nilai ulangan sebagai pemacu keberhasilan.
  3. Menimbulkan rasa ingin tahu.
  4. Memunculkan sesuatu yang tidak diduga oleh siswa.
  5. Menjadikan tahap dini dalam belajar mudah bagi siswa.
  6. Menggunakan materi yang dikenal siswa sebagai contoh dalam belajar.
  7. Gunakan kaitan yang unik dan tak terduga untuk menerapkan suatu konsep dan prinsip yang telah dipahami.
  8. Menuntut siswa untuk menggunakan hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya.
  9. Menggunakan simulasi dan permainan.
  10. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperlihatkan kemahirannya di depan umum.
  11. Mengurangi akibat yang tidak menyenangkan dan keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar.
  12. Memahami iklim sosial dalam sekolah.
  13. Memanfaatkan kewibawaan guru secara tepat.
  14. Memperpadukan motif-motif yang kuat.
  15. Memperjelas tujuan yang hendak dicapai.
  16. Merumuskan tujuan-tujuan sementara.
  17. Memberitahukan hasil kerja yang telah dicapai.
  18. Membuat suasana persaingan yang sehat di antara para siswa.
  19. Mengembangkan persaingan dengan diri sendiri.
  20. Memberikan contoh yang positif.

Selanjutnya Sardiman A.M (2006: 92) mengemukakan ada beberapa cara untuk menumbuhkan motivasi dalam kegiatan belajar di sekolah, yaitu:

  1. Memberi angka (simbol dari kegiatan belajarnya)
  2. Memberi hadiah
  3. Persaingan / kompetisi
  4. Ego-involvement
  5. Memberi ulangan
  6. Mengetahui hasil
  7. Pujian
  8. Hukuman
  9. Hasrat untuk belajar
  10. Minat
  11. Tujuan yang diakui

Berdasarkan pendapat-pendapat di atas terlihat banyak sekali cara yang dapat dilakukan oleh guru untuk membangkitkan atau  menumbuhkan motivasi belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, dengan motivasi yang tinggi akan mendorong untuk melakukan usaha belajar yang tinggi pula, sehingga hal tersebut mempengaruhi prestasi belajar siswa untuk mencapai hasil yang labih baik.

Baca Juga