Penanggulangan Kelebihan
Pendidikan

Penanggulangan Kelebihan/Kekurangan Oksigen Terlarut

Penanggulangan Kelebihan/Kekurangan Oksigen Terlarut

Penanggulangan Kelebihan

Cara untuk menanggulangi jika kelebihan kadar oksigen terlarut adalah dengan cara :

  1. Menaikkan suhu/temperatur air, dimana jika temperatur naik maka kadar oksigen terlarut akan menurun.
  2. Menambah kedalaman air, dimana semakin dalam air tersebut maka semakin kadar oksigen terlarut akan menurun karena proses fotosintesis semakin berkurang dan kadar oksigen digunakan untuk pernapasan dan oksidasi bahan – bahan organik  dan anorganik.

Cara untuk menanggulangi jika kekurangan kadar oksigen terlarut adalah dengan cara :

  1. Menurunkan suhu/temperatur air, dimana jika temperatur turun maka kadar oksigen terlarut akan naik.
  2. Mengurangi kedalaman air, dimana semakin dalam air tersebut maka semakin kadar oksigen terlarut akan naik karena proses fotosintesis semakin meningkat.
  3. Mengurangi bahan – bahan organik dalam air, karena jika banyak terdapat bahan organik dalam air maka kadar oksigen terlarutnya rendah.
  4. Diusahakan agar air tersebut mengalir.

Aerasi

Aerasi merupakan metode pengolahan dalam pengaturan penyediaan udara pada bak aerasi, dimana bakteri aerob akan memakan bahan organik didalam air limbah dengan bantuan oksigen. Penyediaan udara yang lancar dapat mencegah terjadinya pengendapan di dalam bak aerasi. Adanya endapan mengakibatkan terjadinya penahanan pemberian oksigen ke dalam sel, dengan  demikian mengakibatkan timbulnya situasi bakteri anaerobic.

Aerasi yang diberikan pada suatu perairan yang tidak terdapat proses fotosintesis akan sangat berpengaruh terhadap kondisi perairan tersebut dan ikan yang ada di dalamnya. Adanya aerasi yang diberikan penurunan oksigen terlarut akibat dari proses respirasi ikan atau perombakan bahan organik akan segera teratasi. Aerasi diharapkan dapat mensuplai kebutuhan oksigen untuk dekomposisi dan respirasi ikan.

   Hukum Proust (Ketetapan Perbandingan)

                        Menyatakan bahwa dalam suatu senyawa perbandingan massa unsur-unsur penyusunannya selalu tetap.

Contoh :

Fe S FeS Keterangan
7 g 4 g 11 g
8 g 4 g 11 g Sisa Fe = 1 gram
14 g 9 g 22 g Sisa S = 1 gram
22 g 14 g 33 g Sisa Fe = 1 gram,

Sisa S = 2 gram

           Besi (Fe) dan belerang (S) akan bereaksi membentuk besi-belerang (FeS) dengan perbandingan massa selalu 7 : 4.

H2 O2 H2O Keterangan
1 g 8 g 9 g
2 g 8 g 9 g Sisa H= 1 gram
2 g 17 g 18 g Sisa O= 1 gram
4 g 25 g 27 g Sisa H= 1 gram,

Sisa O= 1 gram

     Hidrogen (H) akan bereaksi dengan oksigen (O) membentuk molekul air (H2O) dengan perbandingan massa selalu 1 : 8.

Jadi molekul oksigen memiliki konstanta 8 terhadap air.

Sumber: https://dosenpendidikan.id/