Pengertian penulisan ilmiah

Pengertian penulisan ilmiah

Pengertian penulisan ilmiah

Pengertian penulisan ilmiah
Pengertian penulisan ilmiah

Penulisan ilmiah adalah

laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau kelompok dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang ditaati oleh masyarakat keilmuan. Riset dapat didasarkan pada data primer (langsung dari narasumber) dan data sekunder (data yang sudah ada atau yang sudah terlebih dahulu dikumpulkan orang lain dan selanjutnya dapat digunakan kapan saja jika diperlukan).

 

Jenis-jenis Karya ilmiah

Berikut jenis-jenis karya ilmiah menurut Arifin (2003), dibedakan menjadi:

  1. Makalahadalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif.
  2. Kertas kerjaadalah karya tulis ilmiah yang menyajikan sesuatu berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Analisis dalam kertas kerja lebih mendalam dari pada analisis dalam makalah.
  3. Skripsiadalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif.
  4. Tesisadalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis mengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri.
  5. Disertasiadalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang valid dengan analisis yang terinci. Disertasi berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan asli atau orisinal. Jika temuan orisinal ini dapat dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan penguji, penulisnya berhak menyandang gelar doktor (S3).

 

 Karakteristik Penulisan Ilmiah

Berikut ini beberapa karakteristik penulisan ilmiah yang harus diketahui sebagai berikut antara lain :

  1. Tulisan menggunakan metode ilmiah.
  2. Tulisan di dukung dengan menggunakan data empiris.
  3. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi.
  4. Terdapat pengukuran hasil yang ditemukan menggunakan perhitungan statistik.
  5. Menggunakan terminologi khusus yang hanya diketahui sesam kelompok keahlian.
  6. Hasil temuan dipaparkan dengan menggunakan grafik, tabel, atau gambar.
  7. Tulisan disusun dengan menggunakan gaya penulisan ilmiah tertentu.
  8. Hasilnya merupakan dokumentasi teknis.

 

 

Manfaat Penyusunan karya ilmiah

Menurut sikumbang (1981), ada enam manfaat yang diperoleh dari kegiatan tersebut sebagai berikut :

  1. Penulis dapat terlatih mengembangkan keterampilan membaca yang efektif. Karena sebelum melakukan penulisan ia akan membaca beberapa buku referensi dahulu yang relevan dengan topik yang akan dibahasnya.
  2. Penulis dapat terlatih menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber dan mengembangkannya ke tingkat pemikiran yang lebih matang.
  3. Penulis dapat berkenalan dengan kegiatan perpustakaan seperti mencari bahan bacaan dalam katalog judul buku.
  4. Penulis dapat meningkatkan keterampilan dalam mengorganisasi dan menyajikan data dan fakta secara jelas dan sistematis.
  5. Penulis dapat memperoleh kepuasan intelektual.

Sumber : https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/11143-campuran-homogen-heterogen-dan-macamnya