Pendidikan

Problematika dalam merealisasikan Permendikbud tentang standar buku

Problematika dalam merealisasikan Permendikbud tentang standar buku

Meskipun Mendikbud Muhammad Nuh mengatakan bahwa distribusi kurikulum 2013 selesai paling lambat 15 Agustus 2014, namun kenyataannya tidak demikian.[4]

Untuk mempermudah pendistribusian buku Kurikulum 2013, maka PT POS Indonesia (Persero) bekerja sama dengan beberapa percetakan mengelola distribusi buku Kurikulum 2013 untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia baik tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK. Pengelolaan distribusi Buku Kurikulum 2013 meliputi beberapa layanan yaitu :

–          Pick up buku

–          Pengangkutan buku

–          Penyerahan buku ke sekolah-sekolah

–          Pengelolaan berita acara serah terima buku

–          Pengelolaan setoran biaya pembelian buku dari sekolah-sekolah.

–          Progress distribusi buku melalui monitoring website.[5]

Langkah kerja sama ini dilakukan untuk memudakhkan dan mempercepat proses pendistribusian buku ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Tetapi kenyataan di lapangan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Banyak permasalahan yang dihadapi dalam merealisasikan Permendikbud tentang standar buku, di antaranya penulis mengutip beberapa informasi melalui media cetak dan media elektronik, baik kendala yang dihadapi di kota-kota besar maupun daerah-daerah yang jauh dan terisolir, diantaranya :

  1. Radar Pena
  • Deputi Bidang Hukum Penyelesaian Sanggah LPP, Ikak Gayuh Patriastomo mengakui keterlambatan cetak buku, hal itu karena jadwal pencetakan buku sengaja karena terkait masalah dana modal awal yang memberatkan perusahaan percetakan.
  • Irjen Kemendikbut Haryono Umar mengatakan, masalah pengadaan dan distribusi buku kurikulum 2013 cukup komplek. Misalnya dari tiga puluh lebih percetakan pemenang tender, enam di antaranya mengundurkan diri karena biaya cetak lebih dahulu ditanggung pihak perusahaan, sementara kementerian kerap terlambat menerima pembayaran pesanan  buku  dari pihak sekolah yang mengandalkan dana BOS cair. Disamping itu keterlambatan juga disebabkan oleh  lambatnya sekolah memberikan data jumlah pesanan, libur panjang, pemilu dan mobil ekspedisi yang tidak menjangkau lokasi sekolah karena jalannya sempit. [6]
  1. Majalah Republika

sumber :

https://apkmod.co.id/seva-mobil-bekas/