Uncategorized

Reformasi Hukum

Reformasi HukumReformasi Hukum

Perundang-undangan  Pidana  hendaknya  ditelaah  kembali  dengan  tujuan  untuk  memastikan bahwa  pelanggaran  berat  hukum  humaniter  internasional  —  termasuk  eksekusi,  penyiksaan, mutilasi dan kekerasan seksual terhadap penduduk sipil dan serangan terhadap warga sipil yang disengaja—diakui  sebagai  kejahatan,  sebagaimana  dipersyaratkan  oleh  Konvensi  Jenewa  dan Protokol-protokolnya.

Perundang-undangan  mengenai  imigrasi  hendaknya  ditelaah  kembali  dengan  tujuan  untuk memastikan bahwa hak-hak berikut diakui:

  • Hak  pencari  suaka  anak-anak  atas  perlakukan  yang  berperikemanusiaan,  hukum  yang sesuai dan bantuan lainnya dan mendesak agar keputusan mengenai permohonan mereka dilakukan segera.
  • Hak pengungsi anak-anak untuk tinggal dan dirawat oleh keluarganya. Negara-negara yang  mempunyai  warga  terusir  harus  sungguh–sungguh  mempertimbangkan diberlakukannya  perundang-undangan  berdasarkan  pada  Prinsip-prinsip  Panduan  tentang Internal Placement.

Instrumen-instrumen hukum Internasional dan Regional

Menjadi  bagian  dari  instrumen  hukum  regional  dan  internasional  yang  berurusan  dengan perlindungan  anak  memberikan  pesan  yang  sangat  jelas  kepada masyarakat  internasional  dan pemangku kepentingan (stakeholder) di tingkat domestik bahwa suatu negara berkomitmen untuk menjamin perlindungan anak, serta menjamin penerapan undang-undang, kebijakan, dan program-program untuk mencapai sasaran -sasaran itu.

Sumber :

https://intergalactictravelbureau.com/google-umumkan-dukungan-suara-untuk-30-bahasa/