Syarat Wajib Zakat Fitrah dan waktu Pembagiannya

Syarat Wajib Zakat Fitrah dan waktu Pembagiannya

Syarat Wajib Zakat Fitrah dan waktu Pembagiannya

Syarat Wajib Zakat Fitrah dan waktu Pembagiannya
Syarat Wajib Zakat Fitrah dan waktu Pembagiannya

 

Syarat Wajib Zakat Fitrah

Berbeda dengan zakat lainnya seperti zakat mal, zakat pertanian, dan lain lain yang memiliki syarat-syarat untuk sampai pada kewajiban membayar zakat (nishab dan haul), zakat fitrah tidak memiliki syarat tersebut.
Artinya zakat fitrah diwajibkan kepada semua ummat islam baik itu laki-laki, perempuan, orang tua, anak muda, anak-anak, bahkan bayi yang masih didalam kandungan pun wajib dibayar zakat fitrahnya. Tapi tentu saja anak-anak dan bayi tidak membayar zakatnya sendiri, tetapi orang tuanya atau yang bertanggung jawab atas anak itu, dan itu semua tergantung kepada kemampuannya. jika tidak mampu tidak usah membayar, tetapi diberi/menerima zakat fitrah tersebut.
Dengan kata lain, syarat wajib zakat fitrah itu adalah semua orang islam yang berjiwa dan juga mampu (dalam hal materi).

Waktu Pembagian Zakat Fitrah

Ada hal lain yang penting yang perlu diperhatikan didalam hal zakat fitrah, yaitu waktu pembagiannya. Didalam hadits yang menerangkan tentang zakat fitrah disebutkan bahwa waktu pembagian zakat fitrah itu sebelum sholat iedul fitri dimulai.
Semua ulama sepakat tentang hal ini, tetapi mereka berbeda pendapat tentang kata “sebelum”, ada yang menafsirkannya sangat luas sehingga menurut mereka pembagian zakat fitrah bisa tanggal 1 romadhon, ada yang menafsirkan sehari atau dua hari sebelum sholat iedul fitri, dan ada juga yang menafsirkan benar-benar sebelum sholat iedul fitri, waktu yang paling dekat yaitu setelah sholat shubuh.

Pendapat yang Benar

Tidak ada yang tahu pendapat yang paling benar yang mana, tetapi jika kita perhatikan, kata “sebelum” didalam hadits yang menerangkan tentang ibadah biasanya menunjukkan waktu yang paling dekat. Misalnya hadits yang menerangkan tentang sholat sunnat qobla subuh (sebelum shubuh), sholat qobla shubuh tidak mungkin dilakukan pada jam 23:00 malam atau jam 02:00 pagi misalnya, tapi sholat qobla shubuh dilakukan sebelum sholat shubuh dan setelah adzan shubuh dikumandangkan, waktu terdekat dengan sholat shubuh.

Sejarah Zakat

Mengenai awal diwajibkan zakat ini para ulama berbeda pendapat. Diantaranya Ibnu Khuzaimah mengatakan, “Zakat diwajibkan pada tahun sebelum hijrah”. An-Nawawi mengatakan, “Zakat diwajibkan pada tahun kedua dari hijrah”. Ibnul Atsir mengatakan, “Pada tahun ke sembilan hijrah”. Tetapi pendapat ini terlalu jauh, karena pada hadits tanya jawabnya Abu Sufyan dengan Hiraklius Kaisar Rum, didalam tanya jawab keduanya, Abu Sufyan sudah menyebut kata-kata: Ia menyuruh kami mengeluarkan zakat. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun ketujuh di awal islam. Imam An-Nawawi menyatakan, “Bahwasannya zakat diwajibkan pada tahun kedua hijrah sebelum diwajibkan Shaum romadhon, sebagaimana ditegaskannya pada bab As-sair minar raudhah”.

Baca Juga: