Pendidikan

Teori – Teori  Sejarah

Teori – Teori  Sejarah

       Teori merupakan unsure yang sanagat esensial dalam kajian tentang suatu fenomena, baik pada masa lalu maupun masa sekarang. Namun, untuk ilmu sejarah kedudukan teori meni8mbulkan perdebatan sengit, terutama antara aliranempirismedan idealism, khusunya mengenai penerapan hokum umum (general law) dan teori generalisasi (generalizing theory). Menurut golongan idealis, terutama Neo-Kantian , seperti Wilhelm Dilthey, Henrich Rickert, dan R.G Collingwood, gahwa ilmu – ilmu alam (natural science) berbeda dengan kajian – kajian manusia (human studies) juga di dalamnya termasuk humaniora.

  1. Teori Gerak Sejarah Ibnu Khaldun

       Ibnu khaldun (1332-1406) adalah seorang sejarawan dan filsuf sosial islam kelkahiran tunisia yang merupakan penggagas pertama dalam teri siklus ini, khusunya dalam sejarah pemikiran manusia, terutama dsari dimensi sosial dan filosofis pada umumnya. Karya monumentalnya adalah Al-Muqaddimah (1284 H) yang secara orisinal dan luas membahas kajian sejarah, budaya dan sosial.

       Adapun inti atau pokok – pokok pikiran dalam teori Khaldun tersebut dikemukakan dalam Al-Muqaddimah sebagai berikut.

  1. Kebudayaan adalah masyarakat manusia yang memiliki landasan di atas hubungan manusia dan tanah di satu sisi dan hubungan manusia dengan manusia lainya di sisi lain yang menimbulkan upaya mereka untuk memecahkan kesulitan – kesulitan lingkungan serta mendapatkan kesenangan dan kecukupan dengan membangun industri, menyusun hukum, dan menertibkan transaksi.
  2. Bahwa kebudayaan dalam berbagai bangsa berkembang melalui empat fase, yaitu fase primitif atau nomaden, fase urbanisasi, fase kemewahan, dan fase kemunduran yang menghantarkan kehancuran
  1. Teori Daur Kultural Spiral Giambattista Vico

              Nama filsuf sejarah italia, Giambattista vico (1668-1744) memang jarang dikenal, padahal jasanya begitu besar, terutama dalam teorinya tentang gerak sejarah ibarat daur kultural spiral yang dimuat dalam karyanya The New Science (1723) yang telah diterjemahkan Downs tahun 1961. Atau mungkin karena teorinya yang sering diidentikkan dengan teori siklus, di mana nama – nama besar tokoh lainya, melebihi bayangan nama besarnya.

       Secara makro, pokok – pokok pikiran Vico yang tertuang dalam teori daur spiralnya dalam The New Science adalah seperti berikut

  1. Perjalanan sejarah bukanlah seperti roda yang berputar mengitari dirinya sendiri sehingga memungkinkan seorang filsuf meramalkan terjadinya hal yang sama pada masa depan.
  2. Sejarah berputar dalam gerakan spiral yang mendaki dan selalu memperbaharui diri.
  3. Masyarakat manusia bergerak melalui fase – fase perkembangan tertentu dan terjalin erat dengan kemanusiaan yang dicirikan oleh gerak kemajuan dalam tiga fase, yaitu fase teologis, fase herois, dan fase humanistis.
  4. Ide kemajuan adalah substansial, mesti tidak melalui satu perjalanan luruske depan, tetapi bergerak dalam lingkaran – lingkaran historis yang satu sama lain saling berpengaruh.

sumber :